OHoiiii.... entah kenapa saya tiba2 kangen sama Thailand, hiks... padahal dulu pas disana rasa2nya kebelet banget buat pulang. hohohoho... Maka untuk menyalurkan rasa kangen saya, hari ini saya akan berbagi sedikit tentang bahasa Thai yang saya bisa, agak sulit sih sebenernya, karena pada dasarnya bahasa Thai itu ada 5 pengucapan berbeda, beda nada beda arti lohhh... Mulai dari yang simple aja kali yah. mari kita belajar menghitung !!! *siapin simpoa* 1 (satu)= neng pengucapan neng di sini, bukan seperti kita manggil mbak2 lewat loh ya "neng..neng.. godain kita donk" bukannnn... tapi kayak pengucapan " ne " pada kata "nelangsa" 2 (dua) = song pengucapannya seperti kata "lagu" dalam bahasa inggris "sing a song" 3 (tiga) = sam pengucapannya biasa aja, seperti pengucapan kata " sam " pada kata "sama" 4 (empat) = si pengucapannya seperti kita mengucapkan kata " si apa" 5 (lima) = ha jika kamu...
Menikah, pindah rumah, adaptasi . Fiuh... welcome new life, new hope and *ehem* new .... ( ._.)/| HAh...Jadi seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya dipostingan tentang Conjuring. saya adalah salah seorang yang Alhamdulillah di beri gift sama Yang Kuasa dengan pembauan yang cukup tajam. saking tajamnya sampai2 kalau ada *mbah2 atau mbak2* yang tak tampak pun akan kecium baunya sama saya. taukan yang saya maksudkan apa (-__-) Jadi sejak tinggal di PMI *Pondok Mertua Indah* saya jadi suka di sapa sama macem2 bau2an, mulai dari bau yang busuk banget, bau melati, bau menyan sampe bau masakan rendang yang udah basi pun mampir ke hidung saya. Dan Subhanallahnya. orang satu rumah gak ada yang bau kecuali saya. kampret banget kan. ah.. paling itu cuma perasaan kamu doang el, woooh... I hope so, berharap banget beneran kayak gitu. tapi pas sayanya konfirmasi ke aa. dianya malah senyum2 sambil ngeiyain. dianya malah jelasin kalau bau melati/kenanga itu si mbah putri yang lewat -_-...
Postpartum Distress Syndrome atau istilah lainnya Baby blues Syndrome adalah kondisi dimana rasa galau akut menyerang ibu pasca melahirkan. Yang jika keadaan ini tidak diatasi dengan baik maka akan mengakibatkan Postpartum Depression dan penelitian terakhir menyebutkan bahwa sebanyak 50 % lebih, ibu pasca melahirkan mengalami ini. Temasuk saya. Saya hanya tau, bahwa menjadi seorang ibu, bukanlah tugas yang mudah. Tapi saya tak pernah tau, jika akan sangat seberat ini rasanya. Sesaat setelah melahirkan, pada umumnya anak perempuan akan pulang kerumah orang tuanya. meminta bantuan ibunya untuk merawat anaknya, diajari begini dan begitu. memandikan, mengganti popok, mengatasi kerewelan bayi saat malam dll Tapi saya tidak. Keadaan membuat saya terpaksa harus pulang ke rumah ibu mertua,bukan ke rumah ibu kandung saya. Karena kakak perempuan saya juga baru saja melahirkan dan keadaan ibu dan bayinya lebih membutuhkan perhatian ibu saya daripada saya dan bayi saya. Dan sejak saat itulah...
Komentar
Posting Komentar